Ayo Cek Arah Kiblat, Ayo Ikuti "Gerakan Nasional 1448K Rashdul Kiblat" pada 15-16 Juli 2026

15 Juli 2026
MAKHBUB JUNAIDI
Dibaca 7 Kali
Ayo Cek Arah Kiblat,  Ayo Ikuti "Gerakan Nasional 1448K Rashdul Kiblat" pada 15-16 Juli 2026

Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) melalui Kantor Kemenag Kabupaten Purbalingga mengeluarkan imbauan resmi mengenai pelaksanaan Kegiatan Indonesia Berkiblat melalui "Gerakan Nasional 1448K Rashdul Kiblat". Kegiatan ini berlangsung serentak pada hari Rabu dan Kamis, 15 dan 16 Juli 2026, tepat pukul 16.27 WIB. Pemerintah Desa Karangtengah mengimbau seluruh takmir masjid, pengelola musala, institusi pendidikan, hingga warga masyarakat di lingkungan rumah masing-masing untuk berpartisipasi aktif dalam momentum langka ini.

Apa Itu Fenomena Rashdul Kiblat?

Rashdul Kiblat (atau Istiwa A'zam) merupakan peristiwa astronomi yang terjadi 2 kali dalam setahun. Pada momen ini, posisi matahari berada tepat di atas Ka'bah (Makkah). Akibatnya, bayangan dari benda apa pun yang berdiri tegak lurus di permukaan datar dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui arah kiblat secara tepat. Fenomena alamiah ini menjadi cara paling mudah, praktis, dan sangat akurat bagi umat Islam di Desa Karangtengah untuk memverifikasi kembali arah kiblat tanpa memerlukan alat khusus.

Cara Mudah Mengukur Arah Kiblat Mandiri

Masyarakat tidak perlu bingung untuk mengikuti pengukuran ini. Panduan praktisnya dapat dilakukan secara mandiri dengan langkah berikut:

  1. Siapkan benda tegak lurus (seperti tongkat, tiang, atau benang dengan pemberat) di tempat datar yang terkena sinar matahari langsung.
  2. Pastikan jam Anda akurat sesuai dengan waktu standar resmi.
  3. Tepat pukul 16.27 WIB, amati bayangan benda tersebut.
  4. Tarik garis lurus dari ujung bayangan menuju ke arah pangkal tiang untuk menentukan acuan arah kiblat yang presisi menuju Ka'bah.

Untuk melihat panduan visual berbentuk video pendek, warga Desa Karangtengah dapat mengakses tautan resmi dari Kanal YouTube Kemenag Purbalingga - Video 1 dan Kanal YouTube Kemenag Purbalingga - Video 2.

Sertifikat Resmi dan Pelaporan Partisipasi Warga

Gerakan ini menargetkan sebaran lokasi yang luas, meliputi masjid/musala, sekolah, kantor, fasilitas umum, hingga rumah tinggal penduduk. Setelah melakukan pengukuran, warga atau pengurus tempat ibadah diharap untuk mengisi data partisipasi melalui Tautan Laporan Individu Rashdul Kiblat Purbalingga guna mendata total partisipasi masyarakat. Warga yang mendokumentasikan kegiatan ini juga berkesempatan mendapatkan akses sertifikat resmi dari kementerian agama.

Mari bersama-sama kita manfaatkan momentum ilmiah dan keagamaan ini demi menyempurnakan kualitas ketepatan arah ibadah salat kita sehari-hari.