Pembangunan jalan lingkungan masih menjadi hal  yang paling sering diusulkan dalam Musyawarah Dusun (Musdus). Hal ini terlihat dari usulan  yang muncul dalam rangkaian Musdus yang diadakan dari tanggal 15 – 18 Oktober 2017.

Musdus memang menjadi dasar bagi Musrenbangdes yang merupakan forum tertinggi untuk merencanakan pembangunan di desa. Peserta Musdus terdiri dari RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda setempat. Di dalam Musdus diharapkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat dalam menentukan arah kebijakan pembangunan desanya. Seperti yang diungkapkan koordinator KPMD Bpk. Misdar, saat memberikan sambutan pada Musyawarah Dusun IV.

“Hari ini kita akan bermusyawarah menentukan program prioritas Dusun untuk pembangunan tahun 2018 yang nantinya akan dibawa dalam forum Musrenbangdes”, sambutannya.

“Diharapkan program yang dimunculkan adalah yang paling bermanfaat bagi masyarakat serta paling mendesak untuk segera dibangun”, tambahnya.

Proses Musdus yang pertama, masyarakat  memunculkan program – program yang menjadi aspirasinya, setelah itu peserta Musdus bermusyawarah untuk menentukan prioritas yang paling penting berdasarkan tingkat kemanfaatan.

Dari 4 Musdus yang telah dilakukan, kebanyakan masyarakat mengusulkan perbaikan jalan lingkungan. Selain itu, pelatihan budidaya ikan lele dan perbaikan MC pada beberapa Belik (sumber air) yang ada di Desa juga menjadi program yang ingin dilaksanakan di tahun 2018. Selanjutnya program – program yang menjadi prioritas selanjutnya akan dibawa ke forum Musrenbangdes tanggal 21 Oktober untuk kembali dimusyawarahkan hingga diperoleh Rencana Kerja Pembangunan (RKP) 2018. )*Boeb