Petani sawah timur Desa Karangtengah bergotong royong membuat saluran irigasi dari sungai tambra kesawah (6/7). Kegiatan yang biasa disebut dawuh itu merupakan agenda rutin setiap menjelang musim tanan padi.

Menurut sekdes Karangtengah, Agus Basuri, kegiatan ini rutin dilakukan karena tidak ada saluran irigasi permanen dari sungai tambra ke sawah.

” Karena tidak ada irigasi permanen, petani bergotong royong membendung sungai tambra dengan agar air bisa naik ke sawah. Kemudian saat banjir datang bendungan akan rusak sehingga perlu diperbaiki kembali, begitu setiap tahun “, jelasnya.

Dalam musim tanam kali ini, petani merencanakan dua titik dawuh yaitu di Kedung Jengkol dekat perbatasan desa Karangasem dan bersama petani desa Karangasem membangun bendungan di tempat yang lebih hulu.

” Untuk irigasi sawah bagian timur lebih mudah dawuh di kedung Jengkol, sedangkan sawah barat harus dawuh di karangasem karena tanahnya lebih tinggi “, jelas basur.

Kedepan beliau berharap pemerintah dapat membangun saluran irigasi permanen agar petani desa karangtengah tidak kesulitan menjelang musim tanam.)*boeb.