Desa Karangtengah menjadi tuan rumah Istighozah dan Pengajian rutin tingkat Kecamatan Kertanegara (9/7). Kegiatan yang di ikuti okeh Forkompimcam Kertanegara, Perangkat Desa serta Masyarakat Desa Karangtengah ini mengambil tempat di Balai desa Karangtengah.

Menurut Camat Kertanegara, Pratono Aprijadi, S.Sos, kegiatan ini adalah agenda rutin kecamatan yang merupakan tindak lanjut dari agenda serupa di tingkat Kabupaten.

“Ini sudah putaran ketujuh atau putaran kedua selama saya jadi camat di Kertanegara dan kegiatan ini merupakan terusan dari kegiatan di Pendopo Purbalingga”, jelasnya.

Menurut beliau, istighozah merupakan sarana untuk menyatukan ulama dan umaro sekaligus sebagai sarana untuk memohon keamanan dan kedamaian kepada Allah Swt bagi bangsa Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Kertanegara.

Dalam kesempatan ini, beliau juga menyampaikan beberapa himbauan terkait kondisi saat saat ini

“Saat ini musim kemarau, kalau siang panas dan malamnya dingin, bahkan kalau di Dieng embunnya sampai jadi es, oleh karena itu kesehatan harus terus dijaga. Selain itu, yang harus diwaspadai pada musim kemarau adalah bencana kebakaran. Oleh karena itu saat akan keluar rumah kompornya dicek terlebih dahulu”, paparnya.

Istighozah kali ini dipimpin oleh uztadz M. Nasir sedangkan pengajian diisi oleh Bpk. Hilal Sutejo.

Dalam ceramahnya, Bpk Hilal Sutejo menerangkan Istighozah berasal dari Rasululloh, sebelum perang Badar beliau memohon kepada Allah agar diberi kemenangan, hingga akhirnya beliau dapat menang melawan musuh yang jumlahnya tiga kali lipat lebih banyak. Perjuangan merebut kemerdekaan juga diiringi istighozah seperti yang terkenal Kyai Subki Parakan dengan wasilah bambu runcing. Oleh karena itu beliau berharap dengan istighozah, bangsa Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Kertanegara akan selalu aman.

Dalam Istighozah kali ini juga ditampilkan grup Sholawat “Galang Sholawat” dari Desa Karangtengah. beberapa alunan pujian kepada Baginda Nabi ikut menyemarakan kegiatan malam itu. )*boeb.