Bangsa Indonesia memiliki beragam tradisi unik dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Salah satu tradisi yang pernah ada adalah tradisi tabuh lesung atau yang biasa disebut “Gejog”.

Berbekal dengan semangat melestarikan tradisi yang telah mati suri (serta tentu saja masih ada lesung yang bisa dipinjam), Kelompok Pemuda Galang Desa Karangtengah (dengan ketrampilan seadanya) mengadakan acara “Gejog” pada sore menjelang Hari Kemerdekaan (16/8).

Apresiasi dari masyarakat sungguh diluar dugaan. Mendengar suara lesung ditabuh (dengan irama yang kacau), ibu-ibu yang umumnya berusia lanjut antusias menuju lokasi gejog untuk ikut menabuh lesung.

Seperti yang diungkapkan oleh Kariyah, warga dusun Wadas Malang.

“Saya sedang berada diladang untuk menyiram tanaman, kemudian mendengar suara lesung yang ditabuh dengan nada yang tidak karuan. Tangan saya menjadi geregetan untuk ikut menabuhnya”, ungkapnya.

Akhirnya acara “gejog” kali ini menjadi ajang nostalgia bagi ibu Kariyah dan teman teman seangkatanya mengenang cara mereka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dan semoga generasi muda yang menyaksikannya dapat terlecut semangatnya melestarikan tradisi Gejog (terutama tehnik menabuhnya). 

)*boeb.